Menikmati WFH saat Pandemi : Menjadi Manusia yang Kreatif

WFH merupakan singkatan dari Work From Home yang berarti bekerja dari rumah. Sistem kerja WFH sendiri memang memiliki fleksibilitas yang tinggi. Hal tersebut memiliki fungsi untuk mendukung keseimbangan karyawan antara pekerjaan dan kehidupan. Biasanya sistem WFH digunakan oleh para pekerja yang berprofesi sebagai penerjemah, web developer, animator, programmer, desanier, penulis lepas. Akan tetapi, kini WFH menjadi solusi karena adanya wabah virus corona agar mengurangi risiko penularan virus dan keselamatan para pekerja.

Semenjak dikeluarkanya keputusan Presiden No. 11/2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Keputusan Presiden No. 12/2020 tentang Penetapan Bencana Non alam Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai Bencana Nasional. Presiden Joko Widodo mengintruksikan agar seluruh warga berkerja, sekolah dan ibadah dirumah. Hal tersebut menjadi dasar bagi KemenPAN-RB mengeluarkan Surat Edaran MenPAN-RB Nomor 19 Tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan Covid -19 di Lingkungan Instansi Pemerintah. Kemudian para pekerja baik sektor formal maupun informal harus melaksanakan pekerjaan dari rumah. Meskipun banyak dari masyarakat yang harus menyesuaikan dengan sistem kerja WFH. Lalu apakah semua profesi dapat melaksanakan WFH? tentu ada beberapa profesi yang harus tetap bekerja di luar meskipun risiko penularan virus dan keselamatan para pekerja sangat tinggi.
Bagi masyarakat yang baru pertama melaksanakaan pekerjaan dari rumah Work From Home (WFH) tentu akan terkendala oleh beberapa hal bahkan bisa membuat mereka panik. Karena akan muncul dilema antara harus bekerja menggunakan teknologi melalui berbagai aplikasi chat dan video call, untuk berkomunikasi dengan rekan kerja disisi lain mereka harus berperan melaksanakan pekerjaaan rumah bahkan mengurus keluarga.
Akan tetapi, bagi mereka profesi guru yang harus mengajar dari rumah dengan menggunakan teknologi berupa aplikasi kepada para murid tentu harus banyak memunculkan ide-ide kreatif. Mengapa? pertama, tidak semua murid terfasilitasi untuk menggunakan aplikasi. Kedua, tidak semua pembelajaran dengan sistem tatap muka langsung dapat tersampaikan melalui pembelajaran jarak jauh. Maka dari itu, guru harus memiliki kreatifitas untuk menciptakan ide-ide yang memungkinkan para siswa tidak merasa bosan, dan dapat memahami materi yang disampaikan. Disisi lain, siswa juga akan terlatih untuk memiliki kreatifitas secara mandiri atas tugas-tugas yang diberikan dengan mengkombinasikan dengan kegiatan sehari-hari dirumah. Bahkan mereka akan menjadi “kreator dadakan, koki dadakan, tukang kebun dadakan”. Artinya baik bekerja dirumah maupun belajar dari rumah akan menjadikan mereka manusia- manusia yang memiliki kreatifitas yang sebelumnya tidak pernah terasah ataupun terpikirkan. Jadi Work From Home (WFH) sebenarnya memiliki banyak sisi positifnya dan tentunya menikmati WFH dapat kita lakukan dengan banyak kreatifitas supaya lebih berwarna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *