NOBAR Asyik Rayakan Hari Anak Nasional 2019

Siswa SMK Kesehatan Binatama Nonton Film “Kulari Ke Pantai”

Sesuai sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, bahwa melihat betapa pentingnya posisi anak sebagai elemen dari masyarakat, maka sejak tahun 1984 pemerintah menetapkan 23 Juli adalah peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan Hari Anak Nasional dilaksanakan setiap tahun baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini menjadi pengingat bagi kita bahwa anak merupakan individu yang unik dan penuh dengan potensi, dan tema Hari Anak Nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun ini adalah “HAMEMAYU SESANTI AJINING PERTIWI” yang berarti Membangun Identitas dan Karakter Anak untuk Berbangsa dan Bertanah Air Indonesia.

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 23/07, SMK Kesehatan Binatama mengadakan upacara bendera dan nonton bareng. Upacara diikuti seluruh guru, karyawan, serta siswa kelas X dan XI. Setelah upacara selesai, dilanjutkan nonton film bersama di gedung RPS dengan judul Kulari ke Pantai. Film ini mengisahkan dua anak perempuan bernama Sam dan Happy. Meskipun masih anak-anak namun terdapat dua perbedaan karakter yang begitu dalam antara kedua anak ini. Pada satu waktu, Sam akan melakukan perjalanan bersama ibunya Uci.

Selain menampilkan sebuah drama keluarga, film yang diproduksi oleh Miles ini tentunya pasti menampilkan sebuah hal yang unik. Selama ini Miles dikenal mampu membuat film yang menarik perhatian. Selain kisah Sam dan Happy akan ada banyak cerita sisi-sisi lain Indonesia. Sisi lain yang kemungkinan bisa ditangkap dari film ini adalah bagaimana perbedaan karakter anak-anak menjadi hal kecil yang mungkin saja terlupakan selama ini. Tidak hanya itu, ada banyak sisi-sisi lain Indonesia, khususnya tentang sebuah perjalanan. Dari film ini banyak menemukan berbagai macam tempat-tempat wisata yang selama ini tersembunyi di film Kulari ke Pantai. Pesan utama yang dapat diambil di film ini, kita sebagai manusia terkadang dengan mudah menilai sesuatu. Mudah menganggap orang yang berbeda dari kita, sombong atau menyebalkan. Terkadang, kita harus memberi kesempatan diri sendiri untuk mengenali orang lain lebih dekat, misalnya lewat perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *