PENERIMAAN RAPOT KENAIKAN KELAS TAHUN PELAJARAN 2019/2020 DENGAN PHYSICAL DISTANCING

Sleman, Untuk menyambut In The New Normal SMK Kesehatan Binatama, rapat penentuan kenaikan kelas X dan XI dilakukan dengan tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan Physical Distancing. Setelah serangkaian PAT Online dan remidi telah dilalui oleh siswa, Guru menentukan Kenaikan Kelas untuk siswa kelas X dan XI terlebih dahulu. Rapat ini diikuti oleh guru mata pelajaran, wali kelas dan Guru Bimbingan Konseling.
Di tengah pandemic Covid-19 untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik diakhir semester tetap dilakukan PAT secara online yang pelaksanaannya dari rumah masing-masing. Adapun kriteria Kenaikan kelas berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dan ditetapkan berdasarkan hasil keputusan rapat dewan guru SMK Kesehatan Binatama adalah sebagai berikut:
a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam dua semester pada tahun pelajaran yang diikuti.
b. Mencapai tingkat kompetensi yang dipersyaratkan sekurang-kurangnya sama dengan SKM.
c. Lulus Ujian Paket Kompetensi (UPK).
d. Menyelesaikan PKL untuk kelas XI yang akan naik kelas XII dengan nilai sekurang-kurangnya BAIK.
e. Nilai sikap/perilaku sekurang-kurangnya BAIK
f. Nilai ekstrakurikuler sekurang-kurangnya BAIK.
g. Kehadiran siswa minimal 95 % dari jumlah hari efektif.
Galang Eko Prasetyo, S.Pd. menjelaskan dari kriteria tersebut dengan jumlah siswa sebanyak182 siswa kelas X dan XI ditetapkan 97% dari jumlah siswa dinyatakan naik kelas dan 2% siswa naik bersyarat karena ada beberapa mata pelajaran yang belum tuntas. Tetapi dilihat dari kriteria yang lain terutama sikap sudah terpenuhi”.

Penerimaan rapot berlangsung pada tanggal 26 Juni 2020 sesuai dengan edaran dari Dikpora DI.Yogyakarta. Para orangtua sangat antusias sekali mengambil hasil belajar anaknya selama satu tahun itu ditandai dengan hadirnya orangtua hampir 100%. Ada beberapa siswa yang yang naik bersyarat bukan jadi halangan orangtua untuk tidak hadir memenuhi undangan sekolah. Anak-anak masih dapat melakukan oerbaikan sampai waktu yang ditentukan oleh masing-masing siswa. Selain rapot yang dibagikan, Hasil siswa juga kita masukan ke aplikasi E- Rapor SMK yang sudah dikembangkan oleh Direktorat Pembinaan SMK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *