SMK KESEHATAN BINATAMA IKUTI PELATIHAN SKIIL CARE GIVER

SMK Kesehatan Binatama mengikuti Diklat Training Of Trainer (TOT) pelatihan skill care giver bagi guru kejuruan SMK. Pelatihan ini mendapat dukungan dari sekolah pusat yaitu sekolah Citra Semesta Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayan yang difasilitasi oleh Koba Mirai Japan, pelatihan yang dikuti 30 Guru dari 7 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kemitraannya. Diklat Training Of Trainer (TOT) pelatihan skill kompetensi Care Giver bagi guru kejuruan SMK ini dilaksanakan di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Guru dan Tenaga Kependidikan Bisnis dan Pariwisata (P4TK BisPar), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kota Depok, Jawa Barat pada tanggal 19 Oktober s.d 31 Oktober 2020.
Menurut Panca Maulana Ariyadi, S.E. yaitu peserta Diklat dari SMK Kesehatan Binatama, acara pelatihan diklat ini diikuti oleh beberapa sekolah. Pesertanya adalah guru kejuruan seluruh Indonesia. Total 32 guru kejuruan diantaranya difasilitasi Koba Mirai Japan untuk diberikan pelatihan. Hal ini karena SMK memiliki potensi yang sangat besar dan menjadi pilar keterkaitan antara dunia industri dan dunia kerja. Kegiatan Training Of Trainer (TOT) caregiver ini mengacu kepada bagaimana palayanan caregiver dan memberikan pelayanan sebagai care giver sesuai dengan acuan dan kaidah kaidah yang dianjurkan oleh pihak jepang. Care giver lebih mengedepankan bagaimana memberikan pelayanan kepada pasien lanjut usia yang ada di Jepang.
Selama 2 minggu peserta pelatihan diberikan materi berupa teori dan praktik yang disampaikan oleh instruktur dan narasumber yang sudah berpengalaman dan sudah pernah menjadi caregiver di Jepang. Para instruktur dan narasumber memberikan penjelasan berdasarkan apa yang memang biasanya digunakan dan dilakukan sesuai buku panduan yang telah disesuaikan dengan keadaan yang sesungguhnya di Jepang. Selain itu intruktur juga memberikan pengalaman dan tata cara yang memang harus dilakukan dan dilaksanakan pada saat memberikan bantuan care giver khususnya kepada lansia.
Beberapa materi pelatihan TOT meliputi dari cara berkomunikasi dengan para lansia, cara merawat lansia dari membantu cara untuk makan, membantu menyiapkan diri dan berpakaian, membantu pasien lansia mobilisasi dari ruang kamar pasien ke kamar mandi, dan cara membantu pasien yang menderita penyakit afasia untuk memobilisasi dengan menggunakan tongkat maupun kursi roda
Setelah melaksanakan pelatihan selama 2 minggu di Balai Pelatihan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Guru dan Tenaga Kependidikan Bisnis dan Pariwisata (P4TK BisPar, dillanjutkan dengan pelatihan bahasa Jepang Kaigo yang memang dikhususkan untuk bagaimana berkomunikasi kepada pasien dengan Bahasa Jepang. Pelaksanan pelatihan ini dilaksanakan di 4 sekolah secara bergiliran. Pelatihan dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan. Adapun sekolah yang telah ditunjuk oleh pihak sekolah pusat, yaitu SMK Kesehatan Citra Semesta Indonesia sebagai fasilitator dan 3 sekolah rujukan yaitu SMK Kesehatan Binatama, SMK Kesehatan Sadewa, dan SMK Kesehatan Bantul.
Sebagai serangkaian pada kegiatan diklat ini pada tanggal 02 Februari 2021, para peserta mengikuti test secara Computer Based Test (CBT) untuk mendapatkan sertifikat care giver dan mengevalusai hasil dari pelatihan selama 2 minggu. Test Care Giver berbahasa Indonesia ini dilaksanakan di Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa gading, Jakarta Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *