Luluskan 112 Murid, SMK Kesehatan Binatama Cetak Generasi Unggul Siap Kerja hingga ke Jepang

SLEMAN, 4 Mei 2026 – SMK Kesehatan Binatama menggelar acara Pelepasan Murid Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat di Prima SR Hotel & Convention, Sleman. Sebanyak 112 murid yang terdiri dari Program Keahlian Teknologi Farmasi (35 murid) dan Layanan Kesehatan (77 murid) dinyatakan lulus 100 persen dan siap melangkah ke dunia profesional maupun pendidikan tinggi.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikpora DIY: Dr. Wiwik Indriyani, S.Pd., M.Si., Pengawas Pendamping: Estika Widiatni, S.Pd.,M.Pd. Ketua Yayasan Binatama: Drs. Hj. Sugeng, Ketua Komite Sekolah: Hj. Sulasmi, SH., serta jajaran Polsek Mlati.
Kepala SMK Kesehatan Binatama, Nuri Hastuti, S.P.,Gr., M.K.M., dalam sambutannya menekankan bahwa kelulusan ini merupakan gerbang awal menuju peluang yang lebih besar. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas keterserapan lulusan yang tinggi di dunia industri bahkan sebelum mereka resmi diserahkan kepada orangtua.
” Kebanggaan besar bagi kami bahwa di tahun ini, terdapat 22 lulusan SMK Kesehatan Binatama yang mengikuti Kelas Akselerasi Bahasa Jepang sejak awal kelas XII. Saat ini, mereka sedang mengikuti pemantapan Bahasa Jepang dan insyaAllah akan segera berangkat ke Jepang. Selain itu, alhamdulillah sebelum lulus pun, murid SMK Kesehatan Binatama sudah ada yang diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta, bekerja di berbagai apotek, klinik, daycare, serta ada pula yang telah mulai berwirausaha.” ujar Nuri.
Dalam prosesi tersebut, sekolah memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik:
•⁠ ⁠Lulusan Terbaik Layanan Kesehatan: Rameyza Elya Chairunnisha.
•⁠ ⁠Lulusan Terbaik Teknologi Farmasi: Carissa Eka Widiastri.
•⁠ ⁠Lulusan Terbaik Non-Akademik: Najma Raihana Tan Maiza (Layanan Kesehatan) dan Carissa Eka Widiastri (Teknologi Farmasi).
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada 10 besar lulusan terbaik dan 25 lulusan terbaik prestasi non-akademik sebagai bentuk dukungan sekolah terhadap keberagaman potensi murid.
Pada kesempatan yang sama, pihak sekolah secara resmi menyerahkan kembali para murid kepada orang tua/wali murid setelah tiga tahun masa bimbingan. SMK Kesehatan Binatama juga mengajak masyarakat dan para alumni untuk terus mendukung program sekolah, termasuk sosialisasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) guna mencetak lebih banyak tenaga kesehatan yang santun dan kompeten di masa depan.
Acara ditutup dengan penuh haru dan semangat melalui pantun motivasi dari Kepala Sekolah: “Pergi ke toko membeli kain, kain dijahit menjadi celana. Fokuslah menatap masa depan, jadilah lulusan yang membanggakan bangsa.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *