Ajang Nawasena SMK Kesehatan Binatama, Murid Kelas X dan XI Sulap Tanaman Jadi Produk Inovasi Herbal Nusantara

SLEMAN – Dalam rangka memadukan kearifan lokal, kesehatan, dan jiwa kewirausahaan sejak dini, SMK Kesehatan Binatama menggelar ajang kreatif bertajuk “Nawasena”. Kegiatan ini merupakan pameran berskala sekolah yang menampilkan Expo Produk Inovasi Herbal dan Entrepreneurship yang diikuti secara antusias oleh seluruh murid kelas X dan XI.

Mengusung tema “Harmoni Tradisi dan Kreativitas Nusantara”, kegiatan Nawasena sukses menjadi panggung pembuktian bagi para murid untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah potensi alam sekitar menjadi produk kesehatan dan kuliner yang bernilai jual tinggi.

Keunikan utama dari pameran inovasi ini terletak pada bahan baku yang digunakan. Setiap kelas ditantang untuk mengelola, merawat, dan mengolah tanaman herbal pilihan mereka masing-masing. Berbagai tanaman berkhasiat seperti lidah buaya, sereh, bunga telang, jahe, hingga tanaman herbal lainnya disulap menjadi aneka produk kreatif.

Di tangan kreatif para murid, bahan-bahan tradisional tersebut berhasil bertransformasi menjadi minuman kesehatan kekinian, kosmetik herbal, camilan bergizi, hingga produk perawatan tubuh ramah lingkungan yang dikemas secara modern dan menarik.

Selain memamerkan inovasi produk, ajang Nawasena juga melatih kemampuan berwirausaha (entrepreneurship) para murid secara langsung. Melalui kegiatan pameran ini, masing2 kelompok belajar mengonsep penataan stan (booth), melakukan strategi pemasaran, menghitung harga pokok produksi, hingga melayani konsumen secara profesional.

Kepala SMK Kesehatan Binatama, Nuri Hastuti, S.P., Gr.,M.K.M., mengungkapkan rasa bangganya atas kreativitas yang ditunjukkan oleh para murid kelas X dan XI.

“Melalui tema ‘Harmoni Tradisi dan Kreativitas Nusantara’, kami ingin menanamkan rasa cinta murid terhadap kekayaan herbal Indonesia. Kegiatan Nawasena ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu melestarikan tradisi sembari menyuntikkan inovasi dan jiwa wirausaha di dalamnya. Kami berharap ini menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Ajang Nawasena diharapkan tidak hanya berhenti sebagai pemenuhan tugas akademik saja, melainkan menjadi pemantik lahirnya inovator-inovator muda di bidang kesehatan herbal dan wirausahawan masa depan yang mandiri serta berdaya saing.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas para murid, ajang Nawasena ini diakhiri dengan pengumuman expo terbaik. Penghargaan stan terbaik untuk kategori kelas X berhasil diraih oleh kelas X Farmasi 1, sementara untuk kategori kelas XI sukses diraih oleh kelas XI Keperawatan 3.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *