Guna Ukur Kemampuan Bahasa Inggris Murid, SMK Kesehatan Binatama Gelar SMK English Challenge (VIERA)

SMK Kesehatan Binatama kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu dan daya saing lulusan di kancah global. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan menyelenggarakan kegiatan SMK English Challenge 2026, sebuah program fasilitasi ujian sertifikasi kemampuan bahasa Inggris menggunakan instrumen VIERA (Vocational English Proficiency Assessment).

Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh murid kelas X dan XI dari program keahlian Layanan Kesehatan serta Teknologi Farmasi. Pelaksanaan ujian berbasis komputer ini berjalan dengan tertib dan lancar berkat persiapan yang matang dari kepanitiaan sekolah.

Sinergi Tim Teknis dan Akademik
Kelancaran jalannya asesmen digital ini tidak lepas dari peran penting tim di balik layar. Panca Maulana Ariyadi dan Novalia Putri Iswarini, selaku Teknisi IT sekolah, memastikan seluruh infrastruktur jaringan, perangkat komputer, dan sistem aplikasi VIERA siap digunakan tanpa kendala teknis sejak sesi pertama dimulai.

Di sisi akademik, Aditya Dwi Saputri, selaku Guru Bahasa Inggris sekaligus Person in Charge (PIC) program VIERA di SMK Kesehatan Binatama, mengawal langsung jalannya pelaksanaan ujian.

“Melalui SMK English Challenge ini, kita dapat memetakan sejauh mana kemampuan bahasa Inggris para murid. Hasil dari VIERA ini juga menjadi tolok ukur penting untuk mempersiapkan mereka, terutama agar nantinya mereka siap menghadapi tantangan di dunia kerja internasional maupun seleksi beasiswa ke depannya,” ujar Aditya Dwi Saputri.

Tujuan Kegiatan
Program yang diinisiasi oleh Direktorat SMK Kemendikbudristek ini bertujuan untuk:

1.⁠ ⁠Mengukur baseline kemampuan bahasa Inggris (khususnya kemampuan Listening dan Reading) murid SMK di seluruh Indonesia.
2.⁠ ⁠Menyeleksi murid yang memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap sertifikasi internasional resmi (TOEIC).
3.⁠ ⁠Mendorong motivasi belajar bahasa asing sebagai modal utama tenaga kerja kesehatan di era globalisasi.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMK Kesehatan Binatama berharap para murid kelas X dan XI semakin percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, yang kini menjadi salah satu kompetensi wajib di sektor industri kesehatan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *