SLEMAN – Melanjutkan rangkaian persiapan program Gerakan Peduli Kesehatan Sekitar (Gitar), SMK Kesehatan Binatama menggelar sesi pembekalan teknis bagi murid kelas XI pada hari Senin, 19 Januari 2026. Dalam kesempatan kali ini, sekolah berkolaborasi dengan akademisi dari Program Studi Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.
Menghadirkan narasumber utama Ns. Zubaida Rohmawati, S.Kep., MPH, didampingi oleh tiga mahamurid berprestasi dari UNISA, pembekalan ini mengusung tema besar “Penyuluhan Keluarga Efektif”. Materi ini dirancang khusus untuk memastikan murid memiliki standar kompetensi yang mumpuni saat berinteraksi langsung dengan warga di lapangan.
Ns. Zubaida menekankan pentingnya teknik komunikasi yang menenangkan dan membangun rasa percaya antara murid (sebagai pemberi layanan) dengan warga. Hal ini menjadi kunci utama kesuksesan edukasi kesehatan. Bukan sekadar teori, para murid langsung mempraktikkan kembali prosedur pemeriksaan kesehatan dan teknik penyuluhan di bawah pengawasan langsung narasumber dan tim mahamurid UNISA untuk memastikan prosedur yang dilakukan sudah benar dan sesuai standar medis.
“Kolaborasi dengan UNISA Yogyakarta ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum sekolah dengan standar praktik di perguruan tinggi dan dunia kerja. Kami ingin murid tidak hanya sekadar bisa cek tensi, tapi juga mampu menjadi konselor kesehatan yang empati bagi masyarakat,” ungkap Ns. Agustina Surani,S.Kep.,Gr. selaku panitia pelaksana SMK Kesehatan Binatama.

