UJIAN SEKOLAH DAN PTS GENAP SMK KESEHATAN BINATAMA BERBASIS ANDROID

SLEMAN-Pelaksanaan Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2019/2020 dilaksanakan secara praktik dan teori. Untuk mata pelajaran yang diujikan praktik berjumlah 13 mata pelajaran termasuk mata pelajaran yang dulu didapatkan di kelas X dan XI tetapi di kelas XII mereka tidak dapat. Sedangkan untuk teori, yang diujikan sebanyak 7 mata pelajaran yang mereka dapatkan di kelas XII. Ujian Praktik dan Teori diikuti oleh 126 siswa kelas XII yang sudah terdaftar menjadi peserta tetap Ujian Nasional. Ujian praktik sekolah diawali dengan sosialisasi teknis pelaksananaannya kepada guru mata pelajaran. Ujian praktik mulai dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2020 diselingi dengan kegiatan Try Out.

“Dalam pelaksanaan Ujian Praktik antara mata pelajaran yang satu dengan yang lain boleh berkolaborasi atau bekerja sama, misal Bahasa Jawa dengan Simulasi Digital. Bahasa Jawa penilaian tentang upacara adat yang direkam dan untuk penilaian pengambilan gambar serta editing menjadi penilaian mata pelajaran Simulasi Digital. Jadi dalam satu waktu anak mendapatkan dua nilai sekaligus dari praktik Bahasa Jawa dan juga praktik Simulasi Digital. Bapak/Ibu guru disarankan untuk memuat konsep praktik proyek, produk, dan lainnya. Pengerjaannya bisa secara kelompok dan juga individu, baik di sekolah maupun di rumah.” Jelas Galang Eko Prasetyo, S.Pd.Gr. selaku Waka Kurikulum SMK Kesehatan Binatama.

Sedangkan Ujian Teori dilaksanakan pada tanggal 2 Maret–5 Maret 2020 selama 4 hari. Pelaksanaan Ujian Sekolah Teori untuk kelas XII sekaligus juga dilaksanakan PTS Semester Genap untuk kelas X dan XI menggunakan aplikasi android Binatama School 4.0. Pelakasanaan ujian menggunakan android sudah dilaksanakan sejak tahun lalu. Siswa-siswi menggunakan HP masing-masing. Sekolah hanya memfasilitasi Wifi dan untuk cadangan mereka menyiapkan kuota sendiri. Hal ini dimaksud untuk mengantisipasi jika Wifi sekolah jaringannya tidak maksimal. Untuk siswa yang tidak mempunyaI HP disediakan komputer khusus yang ada di Laboratorium Komputer juga yang sudah ada proktor/atau tim yang bertugas untuk berjaga, tidak hanya siswa yang tidak mempunyai HP. Akan tetapi yang mengalami trouble menggunakan HP pada saat pelaksanaaan juga bisa dialihkan ke Laboratorium Komputer jika permasalahan tidak bisa teratasi dengan baik. Untuk siswa kelas XI karena baru selesai melaksanakan PKL mereka juga tetap melaksanakan PTS, akan tetapi pelaksanaannya di rumah. Meskipun pelaksanaan PTSnya di rumah tetap menyesuai jadwal, karena aplikasi akan dibuka tutup sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *