
SLEMAN- SMK Kesehatan Binatama sukses menggelar Asesmen Projek Akhir Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 bagi murid Kelas XII Program Keahlian Layanan Kesehatan dan Teknologi Farmasi. Program ini dirancang untuk mengasah keterampilan murid dalam merancang serta mengeksekusi rencana bisnis (Business Plan) yang komprehensif, inovatif, dan aplikatif di bidang kesehatan maupun kefarmasian.
Asesmen Projek Akhir Sekolah ini diintegrasikan secara holistik dengan 10 Program Unggulan SMK Kesehatan Binatama, antara lain:
• Husada Herbal & Artha Mandiri: Pengembangan produk sediaan herbal dan inovasi layanan kesehatan berbasis jiwa entrepreneur, Nursepreneur, dan Farmapreneur.
• Budaya Luhur: Pemanfaatan nilai sejarah dan bahan alam Nusantara, ornamen etnik, serta pencantuman Aksara Jawa pada kemasan dan media promosi.
• Widya Cendekia & Tyas Sukma: Digitalisasi pemasaran melalui pembuatan video produk berbahasa Inggris, video branding berbahasa Jepang, serta promosi di media sosial dan marketplace.
• Wiyatamandi (Adiwiyata): Penerapan konsep Green Nursing dan Green Pharmacy yang ramah lingkungan, mencakup penggunaan bahan aman, pengolahan limbah (zero waste), serta kemasan eco-friendly.
Dalam pelaksanaan tugas kelompok ini, para murid berhasil menciptakan beragam produk inovasi herbal baik berupa sediaan non-pangan maupun pangan kesehatan yang memanfaatkan kebaikan bahan alam Indonesia. Adapun produk-produk yang dihasilkan antara lain:
• Sediaan Perawatan & Terapi Diri: Balsem, minyak oles, inhaler, lulur, sabun pel herbal, minyak urut, serta soothe oat.
• Produk Olahan Herbal & Pangan Kesehatan: Mie herbal, bubur ubi, teh daun kelor, minyak wangi herbal, dan minuman curcuma.
Selain menghasilkan fisik produk, setiap kelompok wajib menyusun analisis Business Model Canvas (BMC), strategi pemasaran digital, proyeksi keuangan (HPP, BEP, dan ROI), hingga pembuatan konten promosi video interaktif.
Rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak Januari 2026 melalui tahap riset pasar dan ideasi produk. Puncak Asesmen serta Gelar Produk Herbal dan Layanan Kesehatan dilaksanakan pada Kamis, 01 Oktober 2026, di mana para murid mempresentasikan karya serta produk inovasinya secara langsung di hadapan tim guru penguji.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Galang Eko Prasetyo, S.Pd., Gr., mengapresiasi tinggi antusiasme serta inovasi yang ditunjukkan para murid sepanjang kegiatan.
“Sinergi antara kompetensi keahlian, nilai kearifan lokal, serta penguasaan teknologi digital adalah fondasi utama program ini. Kami ingin mencetak lulusan SMK Kesehatan Binatama yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga berani tampil sebagai wirausahawan muda yang adaptif, mandiri, dan mampu menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat,” tegas Galang Eko Prasetyo.
Penyelenggaraan Asesmen Projek Akhir Sekolah ini mempertegas komitmen SMK Kesehatan Binatama dalam melahirkan generasi muda yang profesional, peduli lingkungan, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya Nusantara..
