Work from Home SMK Kesehatan Binatama

Mempertimbangkan penyebaran Covid-19 dan pencegahan penyebaran lebih lanjut, diberlakukan untuk Bapak/Ibu Guru dan Karyawan SMK Kesehatan Binatama bekerja dari rumah atau Work from Home selama KBM berlangsung. Sistem KBM menggunakan Google Classroom melalui Binatama School 4.0 untuk memberikan materi, penugasan, dan diskusi pada siswa.

“Walaupun pembelajaran di rumah guru harus aktif sesuai jadwal pembelajaran sehingga dapat memfasilitasi siswa dengan baik dan cepat tanggap jika ada anak yang bertanya tentang tugas, materi, dan sebagainya. Jadi pelayanan untuk anak tetap walaupun bekerja dari rumah. Selain itu juga Bapak/Ibu Guru dan Karyawan harus sigap ketika menerima instruksi dari Kepala Sekolah” jelas Nuri Hastuti, SP Kepala SMK Kesehatan Binatama.

Guru dan wali kelas dapat mengkoordinir pembelajaran online. Yang diberikan guru kepada siswa selama belajar dari rumah tidak hanya sekedar siswa dibagikan materi dan latihan soal, melainkan belajar dari rumah juga dapat difokuskan pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemic Covid-19 yang sedang terjadi. Guru juga harus dapat memberikan tugas secara variasi seperti pembuatan produk, proyek, praktik. Sehingga nantinya bukti dari tugas tersebut diberi umpan balik yang bersifat kualitatif yang berguna bagai guru itu sendiri tanpa diharuskan memberi nilai atau skor secara kuantitatif.

Sedangkan untuk pelayanan tata usaha seperti legalisir maupun surat menyurat tetap dilayani sampai pukul 13.00 WIB. Selain pelayanan tata usaha untuk PPDB juga tetap berjalan dengan menggunakan sistem online melalui aplikasi Binatama School 4.0 yang dapat diakses di mana pun dan oleh siapa pun sehingga calon siswa dapat mendaftar. Tes online juga melalui Binatama School 4.0 dengan memperhatikan petunjuknya. Pelayanan di SMK Kesehatan Binatama tetap berjalan mulai pukul 07.30 – 13.00, pelaksanaannya dibuat piket terdiri dari Wakil Kepala Sekolah, Kaprodi, Kepala TU, dan Bendahara secara bergantian setiap hari dengan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *