Pembuatan EcoPrint dalam Ekstrakurikuler Keahlian Farmasi

 

Sabtu, 24 Agustus 2019 Siswa SMK Kesehatan Binatama melaksanakan kegiatan Ekstrakurikuler Farmasi Pembuatan Ecoprint bersama Kak Wahid Yunianto yaitu Seorang dosen matematika di The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) adalah sebuah lembaga antar pemerintah yang mencakup wilayah regional Asia Tenggara. Ecoprint adalah salah satu upaya pemanfaatan bagian tanaman berupa daun sebagai pewarna alami. Dalam hal ini tidak hanya warna alami yang dimanfaatkan tapi juga motif khas dari daun. Setiap daun memiliki motif dan warna yang unik. Hal ini sangat menarik untuk dikembangkan karena cukup diminati oleh masyarakat luas.Kegiatan ini merupakan perwujudan pembelajaran metode STEM. Ada 2 keuntungan bisa diraih sekaligus, pertama siswa siswi belajar farmakognosi, biologi, teknologi bahan alam dan yang kedua belajar wirausaha dengan menghasilkan produk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *